Saturday 25 April 2009

Aku Tak Memilih Dia Jadi Kekasihku

Sengaja seperti itu, aku tak pernah memilih dia menjadi kekasihku ataupun menjadi istriku. Aku hanya inginkan dia yang kelak jadi ibu untuk anak-anakku. Ini hanya cerita kalau suatu saat aku memilihnya untuk jadi pendamping hidupku, cerita untuk anak cucuku, cerita untuk maryo-maryo junior, dan cerita untuk pendewasaan diri serta arti penting sebuah hubungan yang terikat erat dengan benang halus bernama CINTA. Setahun telah berhasil aku lalui, dan sekarang ini aku juga berhasil mempertahankan hubungan kami yang telah berumur 2 tahun dan memasuki tahun yang ke tiga.

Tepat satu Jam lagi kira-kira pukul 5 pagi saat adzan subuh Berkumandang, aku dengan perasaan yang penuh dengan kekalutan dan getar hati yang begitu dalam ingin memberontak menendang kata CINTA itu kepada sang Pujaan Hati. Ketika itu kulihat di Kelender menandakan bahwa hari itu tanggal 25 April 2007. Yang tak kusangka-sangka kalau hari ini aku mengingat kembali itu adalah tanggal penuh sejarah Cinta dan Cita. Dialah kekasihku, 2 tahun yang lalu telah menerima cintaku.

Photobucket

Harapan dan Impianku adalah bersamanya selamanya, berbagi rasa, berbagi cinta, berbagi duka, dan berbagi cita. Terima Kasih karena telah bersamaku selama ini, menemaniku, membuatkan ku Sarapan, menghidangkanku makan Siang dan Malam, yang telah menghilangkan Penat letihku walau terkadang aku suka marah-marah, Cemburuan, Ga' pengertian, Nyebelin n bikin sakit hati, Egois, dan Kekanak-kanakan. Maafkan aya ya sayang...Semoga ditahun ketiga ini ada pendewasaan pada hubungan kita. ILuvU...every second, every minute, every hour, every day, every month, every years, and every life Aku akan slalu mencintaimu....