24 May, 2010

Hate Monday Story

Hate Monday Story


Hari ini adalah hari untuk berpikir. Bahkan setiap detik pun selalu berpikir. Lagi-lagi malas selalu melanda, semua planning terbengkalai begitu saja. Begitu juga dengan blog ini yang sudah lama tidak diupdate lagi. Belum lg dengan kesibukan-kesibukan yang lain. Persiapan acara Helat Blogger Riau di Pekan Informasi Nasional (PIN) 2010 sudah dilakukan. Mulai dari pembuatan xbanner, spanduk, dan undangan udah dikirim. Walau belum ada yang konfirmasi untuk masalah kehadiran. Tinggal menunggu hari esok saja.

Bagi sebagian anak kost, akhir bulan ini merupakan hari yang menyiksa diri dikarenakan keadaan uang yang menipis. Semua serba di tahan untuk beli ini itu, tak ada jalan keluar lagi selain nunggu sampai awal bulan atau mencari pinjaman. 

Alhamdulillah, untuk urusan keuangan aku kadang tidak terlalu mempermasalahkan. Kalau rezeki itu nggak akan kemana-mana, dan emang benar. Pas uang di kantong tinggal 5000 ada saja tawaran kerjaan diluar menghampiri. Terakhir kemaren menjadi Juri Lomba Blog Design antar SMP-SMA seRIAU, ternyata siswa-siswi SMP dan SMA sangat antusias sekali dengan Lomba Blog Design tersebut. Tapi sayangnya sebagian siswa hanya nge-blog saat lomba saja dan yang tertarik dengan blog akan terus belajar lagi.


Design xbanner Bertuah

Postingan kali ini memang tak sesuai dengan judul, dikarenakan aku benci sekali dengan hari senin, tepatnya hari ini.

02 October, 2009

Anak Kuli Ingin Sukses

Anak Kuli Ingin Sukses

Berkecimpung di dunia bisnis akhir-akhir ini memberikan sedikit pengajaran dan pelajaran dalam langkah kehidupanku ini. Semua terasa melelahkan seakan ingin bertarung dengan hiruk pikuk kota yang mulai sarat dengan persaingan ketat dan saling menjatuhkan satu sama lain. Berpikir untuk mencoba adalah jalan yang penuh dengan lintang arang dan pukang (bahasa ntahlah). Entah kemana arahku nanti, yang jelas ingin selalu yg terdepan mengikuti segala dampak dari efek globalisasi. Kesibukan dimana-mana membuatku terlupa akan apa yang semestinya jadi kewajibanku, miris hati ini ketika aku pulang kampung waktu lebaran kemarin.
Melihat keadaan orang tuaku yang mulai sakit-sakitan karena harus bekerja sebagai kuli bangunan untuk membiayai kehidupan keluargaku...Pak dan Mak, maafkan ananda karena belum bisa mambantu sepenuhnya membiayai kehidupan keluarga kita, mudah-mudahan ada rezeki bulan besok agar bisa mengirimkan uang untuk mak dan bapak. Amin...
Aku harus Sukses, aku akan mencoba segala hal yg positif untukku dan keluargaku.

22 August, 2009

Sahur Pertama di bulan Ramadhan

Sahur Pertama di bulan Ramadhan

Kendati demikian, akupun merasa serba ada dengan kekurangan di bulan Ramadhan ini. Jauh dari orang tua, dan harus belajar untuk tetap mandiri. Sahur kali pertama dibulan Ramadhan membuatku rindu pada kedua orang tuaku. Tiap hari di kampung orang selama bulan suci Ramadhan ini selalu membuatku berpikir harus bagaimana dengan keadaan yang sekarang ini. Mau berbuka pakai apa, dan nanti sahur makan apa. Semua itu terjawab dengan simple. Ada air putih, nanti klo makan beli mie aja...heheheh. Jam 2 pagi aku sudah bangun, tak sabar ingin merasakan aura subuh hari di bulan ramadhan. Ada-ada saja kejadian yng membuatku heran di subuh hari ini. Barusan aku habis menyelamatkan seekor kucing yang tercebur kedalam sumur di rumahku.
Kucing tersebut sibuk dengan suaranya meminta tolong. Selama ini sudah dua kali aku menolong kucing yang tercebur kedalam sumur di rumahku. Ntah kenapa kucing-kucing tersebut bisa terjatuh kedalam sumur, aku pun tak tau. hugh...ada-ada saja.

01 June, 2009

Inilah Aku dengan Segala Daya Upayaku

Inilah Aku dengan Segala Daya Upayaku

Sebagian orang menanggapi kegagalan itu adalah keberhasilan yang tertunda. What's Up?Bulshit...Yang namanya Kegagalan tetap aja gagal, ga' ada yang namanya setengah keberhasilan atau apalah yang tujuannya untuk membesarkan hati para pecundang. Ketika gagal bisa saja bilang seperti itu, tapi apakah setelah kegagalan tersebut bisa untuk bangkit dan mencoba kembali? syukur-syukur klo ada orang yang tak pernah pantang menyerah. Dulu aku adalah orang yang gagal, gagal dengan pendidikan yang aku rasakan itu bukan kehendakku melainkan kehendak orang tuaku untuk melanjutkan sekolah di Sekolah Teknik Menengah.
Bayangkan saja aku yang dari SD sampai SMP tidak pernah beranjak dari 3 besar dan tiba-tiba ada nilai gagal setelah di STM. Tiap tahun ada saja nilai maksimal 1 nilai gagal, Malu dan ingin marah serta tak mau keluar rumah lantaran aku selalu di cap sebagai sang juara kelas. Tapi tak selamanya seperti itu, manusia kadang selalu mendapatkan sesuatu yang lebih baik dan juga selalu mendapatkan yang lebih buruk.

Yang aku rasakan adalah sesuatu yang sangat berarti ketika aku memutuskan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Disinilah aku harus menentukan jalan takdirku untuk masa depanku. Dendamku memuncak dan ingin membuktikan kalau aku bisa berhasil dengan pilihanku. Dan akupun memilih untuk Kuliah dengan mengambil jurusan yang sangat aku minati dari dulu "Ilmu Komputerisasi", secara STM aku tidak pernah merasakan mata pelajaran Komputer. Memang terkesan cuek waktu itu, apalagi aku mengambil jurusan Teknik Mesin Perkakas di STM dulu. Tiba di pekanbaru aku ambil S1 komputer, menyimpang sih kata sanak saudaraku. Tapi aku harus bangkit, ingin membuktikan sesuatu pada orang tuaku. Bahwa dengan pilihanku aku bisa berhasil, dan hasilnya aku tidak bisa berucap sepatah katapun. Hanya tersenyum puas sambil mengetikkan sms pada orang tuaku yang berisikan Nilaiku pada awal perkuliahan yang sangat memuaskan. Pak, mak... inilah nilai yo dan inilah yang yo ndak (mau). Seluruh kenerhasilanku saat ini dan untuk yang akan datang berada di tanganku dan di otakku. Selama kuliah pun aku juga pernah gagal. Tapi itu cuma sebentar, dan takkan kubiarkan itu berlama-lama di niat dan usahaku selama ini. Tantangan sekarang ini adalah aku harus menyelesaikan kuliahku.

Menyimpang dikit dari topik diatas :

Ughhh...Kuliah, kerja, dan kesibukan ini itu. Aku sangat menikmatinya, apalagi ditengah kesibukan ku ini yang terkadang sok sibuk banget masih bisa kusempatkan untuk berkumpul bersama teman, bersama sang kekasih, dan bersama Komunitasku "Bertuah". Ya emang bertuah nasibku, apalagi semalam habis ngumpul-ngumpul bersama teman-teman bertuah (Pujasera 88) yang semoga bisa membawa tuah juga. Seperti bang Dian, bang Taufik, bang Attayaya, pak Oki, Prima, Pao dan temannya (sorry lupa namanya). Keakraban memang terlihat antara yang tua dengan yang muda...Hayo ngaku semalam siapa tu yang paling tua??(celingak celinguk...liat bg atta dan pak oki)n siapa juga yang paling muda??? yang jelas bukan aku...hehehehe...

Kalau sudah di komunitas g peduli lagi dengan siapa kita berteman. Yang terpenting adalah sikap kita yang saling menghargai dan menghormati...Salam Bertuah...